I complain a lot. I also fix. Saya banyak mengeluh. Saya juga memperbaiki.
I complain about a lot of things on my personal feed. Then I close the laptop, sit down with the student, and build the thing I wish I had at their age. Saya mengeluh tentang banyak hal di sosial media pribadi saya. Lalu saya menutup laptop, duduk bersama siswa itu, dan membangun hal yang saya harap saya punya di usianya.
I complain a lot. I also fix.
If you read my personal social media, you will see me rant about a lot of things. I rant about students who spent years studying Chinese and still cannot speak it. I get frustrated when I see talented students left behind, unaware of opportunities they could have taken. I call out systems that do not work. I question people who sell formulas for success. I question processes that should have been better by now.
Then I close the laptop. I cry a little. I slow down. I sit down.
I sit down with the students who come to me, and we build a study plan together. I help them rewrite appeal letters for rejected university applications. I find high-quality Chinese teachers and convince them to teach a small group of our students. When I get accused of being expensive, I cry again, and I sit down again. I build new pathways for students who thought they had no chance.
I do not believe in blind optimism. I believe in informed action with strategy.
After enough years of doing this, I have realised something. Real change does not come from pretending everything is fine. It comes from being willing to name what is broken, and having the courage to build what is better.
One does not have to be perfect to begin. Just brave enough to take the first small step.
So yes, I complain a lot. I also stay up late reading appeal letters. I build frameworks that did not exist. I build the things I wish I had when I was younger. A smoother bridge for the next generation. I sit with students that other people gave up on, and I walk with them until they reach where they deserve to be.
I complain, and I know fully well that I am not perfect. I also make sure I am contributing to the fix.
You do not have to be perfect to begin. You only need the courage to take the first small step.
Saya banyak mengeluh. Saya juga memperbaiki.
Kalau Anda membaca sosial media pribadi saya, Anda akan lihat saya mengomel tentang banyak hal. Saya mengomel tentang siswa yang sudah bertahun-tahun belajar Mandarin dan masih belum bisa berbicara. Saya frustrasi melihat siswa berbakat tertinggal, tidak menyadari peluang yang sebenarnya bisa mereka ambil. Saya mengkritik sistem yang tidak bekerja. Saya mempertanyakan orang yang menjual "formula sukses". Saya mempertanyakan proses yang seharusnya sudah lebih baik dari sekarang.
Lalu saya menutup laptop. Saya menangis sebentar. Saya melambat. Saya duduk.
Saya duduk bersama siswa yang datang kepada saya, dan kami membangun rencana belajar bersama. Saya membantu mereka menulis ulang surat appeal untuk aplikasi universitas yang ditolak. Saya mencari pengajar Mandarin berkualitas tinggi dan membujuk mereka untuk mau mengajar kelompok kecil siswa kami. Ketika saya dituduh "mahal", saya menangis lagi, dan saya duduk lagi. Saya membangun jalur baru untuk siswa yang merasa sudah tidak punya peluang.
Saya tidak percaya pada optimisme buta. Saya percaya pada tindakan yang berdasarkan informasi dan strategi.
Setelah cukup banyak tahun menjalani ini, saya menyadari satu hal. Perubahan nyata tidak datang dari berpura-pura semuanya baik-baik saja. Perubahan datang dari keberanian untuk menyebut apa yang rusak, dan keberanian untuk membangun yang lebih baik.
Tidak harus sempurna untuk memulai. Cukup berani mengambil langkah kecil pertama.
Jadi ya, saya banyak mengeluh. Saya juga begadang membaca surat appeal. Saya membangun framework yang sebelumnya tidak ada. Saya membangun hal-hal yang saya harap saya punya saat lebih muda. Jembatan yang lebih halus untuk generasi berikutnya. Saya duduk dengan siswa yang sudah orang lain putus asa, dan saya berjalan bersama mereka sampai mereka tiba di tempat yang layak mereka dapatkan.
Saya mengeluh, dan saya tahu betul saya tidak sempurna. Saya juga memastikan bahwa saya ikut berkontribusi pada perbaikannya.
Anda tidak perlu sempurna untuk memulai. Anda hanya perlu keberanian untuk mengambil langkah kecil pertama.
Closing the loop on this piece
Thanks for reading this far. Most people scroll. If you read to here, the topic matters to you. That is enough reason to talk. DM me directly or book the diagnostic. Either way, this is where the conversation starts.
Menutup loop di tulisan ini
Terima kasih sudah membaca sampai sini. Kebanyakan orang menggulir. Jika Anda membaca sampai sini, topik penting bagi Anda. Itu cukup alasan untuk bicara. DM saya langsung atau booking diagnostik. Bagaimanapun, di sinilah percakapan dimulai.
