Ecosystem · Sister brandEkosistem · Brand saudara

Math Mastery Circle

Singapore Math is thinking, not drilling.Singapore Math itu berpikir, bukan drilling.

Led by Jason Lee, Singapore math lecturer, author, and lead coach, with access to the best tutors in Singapore. The principle behind everything I build: find the real gap before adding hours.Dipimpin Jason Lee, dosen, penulis, dan lead coach math Singapura, dengan akses ke tutor terbaik di Singapura. Prinsip di balik semua yang saya bangun: temukan gap yang sebenarnya sebelum menambah jam.

18 yrsthn
teaching experiencepengalaman mengajar
3,000+
students supportedsiswa didampingi
3 booksbuku
best-selling SG math titlesbuku math best-seller SG
CNA · Ch 8
national media featuresliputan media nasional
01 The whyKenapa

Why Math Mastery Circle existsKenapa Math Mastery Circle ada

In a lot of places, “good at math” means fast at calculation. Singapore trains something different: reading the question properly, structuring a solution, and reasoning through unfamiliar problems. It is a brain system, not a calculator.Di banyak tempat, “pinter Math” berarti cepat menghitung. Singapura melatih hal yang berbeda: membaca soal dengan benar, menyusun struktur solusi, dan bernalar menghadapi soal asing. Sebuah brain system, bukan kalkulator.

And the world’s benchmark agrees.Dan benchmark dunia membuktikannya.

#1
in the world for mathematicsdi dunia untuk matematika
575
Singapore’s math score, against an OECD average of 472skor math Singapura, dibanding rata-rata OECD 472
Source: OECD PISA 2022, the highest score any education system has ever achieved in any PISA subject.Sumber: OECD PISA 2022, skor tertinggi yang pernah dicapai sistem pendidikan mana pun di mata pelajaran PISA apa pun.
A note from LyndaCatatan dari Lynda

Growing up in Indonesia, I learned that being good at math meant calculating fast. My parents would point at the kid who could multiply three digits by two in his head, that was “smart at math.” Then I entered the Singapore system, and that belief collapsed.Tumbuh besar di Indonesia, saya belajar bahwa pinter Math berarti cepat menghitung. Orang tua saya menunjuk anak yang bisa mengalikan tiga digit kali dua digit di luar kepala, itu “pinter Matematika.” Lalu saya masuk Singapore system, dan belief itu runtuh.

What they actually train is systematic thinking, problem-solving structure, and reading the question before calculating. How I wish I’d been taught that way as a child. So I built Math Mastery Circle as a bridge, especially for Indonesian families aiming at the Singapore system, while there is still time to refine the foundation.Yang mereka latih sebenarnya: sistematika berpikir, struktur problem-solving, dan cara baca soal sebelum menghitung. How I wish dari kecil saya dilatih seperti itu. Maka saya bangun Math Mastery Circle sebagai jembatan, khususnya untuk keluarga Indonesia yang aim ke Singapore system, selagi foundation-nya masih bisa di-refine.

Lynda Lysandra · Founder, Mastery Circle EducationFounder, Mastery Circle Education
02 The methodMetode

The LEAP frameworkFramework LEAP

Jason’s method for building real mathematical thinking. Four parts. All four matter.Metode Jason untuk membangun berpikir matematika sesungguhnya. Empat bagian. Semuanya penting.

L
LogicLogika

Understand what the question is really asking. Most exam mistakes happen here, not at the calculation step.Pahami yang sebenarnya ditanyakan soal. Mayoritas kesalahan exam terjadi di sini, bukan di langkah perhitungan.

E
ExamplesContoh

Learn how good solutions are presented. Show working clearly. Method marks matter as much as the final answer.Belajar cara presentasi solusi yang baik. Tampilkan working dengan jelas. Method marks sama pentingnya dengan jawaban akhir.

A
AnalysisAnalisis

Break down unfamiliar or long questions with heuristics, bar models, table methods, working backwards. The part Singapore Math books rarely teach well.Breakdown soal asing atau panjang dengan heuristics, bar model, table method, working backwards. Bagian yang jarang diajarkan dengan baik di buku Singapore Math.

P
PracticeLatihan

Build fluency and cut careless mistakes. Drilling alone is incomplete; practice with logic and analysis behind it is what compounds.Bangun fluency dan kurangi careless mistakes. Drilling saja tidak lengkap; latihan dengan logika dan analisis di belakangnya yang berakumulasi.

6 ÷ ½ = 3 = 12
Not “how many halves.” Ask “how many people get half a pizza.”Bukan “berapa setengah.” Tanya “berapa orang dapat setengah pizza.”

Six pizzas, each person gets half. Twelve people eat. The same operation can be memorised as a procedure, or understood as meaning. LEAP teaches the second.Enam pizza, setiap orang dapat setengah. Dua belas orang makan. Operasi yang sama bisa dihafal sebagai prosedur, atau dipahami sebagai makna. LEAP mengajarkan yang kedua.

03 The approachPendekatan

Diagnostic first. Always.Diagnostic dulu. Selalu.

Adding more hours to a child who is guessing does not build a mathematician. It builds a faster guesser. Before any long-term tuition, Jason finds where the thinking actually breaks down, then builds from there.Menambah jam untuk anak yang masih menebak tidak membangun seorang ahli matematika. Itu hanya membangun penebak yang lebih cepat. Sebelum les jangka panjang, Jason menemukan di mana cara berpikirnya benar-benar berhenti, lalu membangun dari sana.

LEAP is that structured brain system in practice. It works on the parts that actually carry marks: heuristics, model drawing, word-problem logic, and method marks, so a child can reason through an unfamiliar question instead of freezing.LEAP adalah brain system terstruktur itu dalam praktik. Ia bekerja pada bagian yang benar-benar berbobot nilai: heuristik, model drawing, logika soal cerita, dan method marks, supaya anak bisa bernalar menghadapi soal asing, bukan membeku.

04 The peoplePengajar

Led by Jason Lee, with access to Singapore’s best tutorsDipimpin Jason Lee, dengan akses ke tutor terbaik di Singapura

Jason is the lead coach and co-architect of the method. He designs the learning, runs your child’s diagnostic himself, and sets the plan. For ongoing lessons, your child is matched to the best tutors in Singapore, vetted and chosen for fit, never a random rotating pool.Jason adalah lead coach dan co-architect metode ini. Ia merancang pembelajaran, menjalankan diagnostic anak Anda sendiri, dan menyusun rencananya. Untuk les berkelanjutan, anak Anda dipasangkan dengan tutor terbaik di Singapura, tervetting dan dipilih sesuai kecocokan, bukan tutor acak yang berganti-ganti.

05 StartMulai

Two ways to startDua cara untuk mulai

Both give you a clear, honest read on your child before anyone talks about long-term tuition.Keduanya memberi Anda gambaran yang jelas dan jujur tentang anak Anda sebelum ada yang membahas les jangka panjang.

A quiet, honest lookPenilaian yang tenang dan jujur

Special Trial SessionSpecial Trial Session

See how your child thinks. Not a sales pitch.Lihat cara anak berpikir. Bukan sales pitch.

  • 45-min 1:1 online classKelas online 1:1 selama 45 menit
  • 15-min parent debriefDebrief orang tua 15 menit
  • Detailed professional evaluation of how your child performedEvaluasi profesional detail tentang performa anak
  • Jason watches three things: does your child own their thinking; is there real engagement; can they sit with not knowing and still tryJason mengamati tiga hal: apakah anak memiliki cara berpikirnya sendiri; apakah ada keterlibatan nyata; apakah ia bisa bertahan saat belum tahu dan tetap mencoba
  • Your child also experiences Jason’s teaching approach first-handAnak juga merasakan langsung pendekatan mengajar Jason
06 The fitKecocokan

Who it’s forUntuk siapa

Indonesian familiesKeluarga Indonesiawho want Singapore-quality math, whether they live in Singapore or are preparing to move.yang ingin math berkualitas Singapura, baik yang tinggal di Singapura maupun yang sedang bersiap pindah.
AEIS candidatesCalon AEISstudents preparing for AEIS to enter Singapore MOE schools.siswa yang mempersiapkan AEIS untuk masuk sekolah MOE Singapura.
Secondary to universityMenengah sampai universitasSecondary 1 to 4, O-Level, A-Level, polytechnic, and university mathematics.Secondary 1 sampai 4, O-Level, A-Level, politeknik, dan matematika universitas.
Parents who want the truthOrang tua yang ingin kejujuranwho would rather know the real readiness than guess how much preparation a child needs.yang lebih memilih tahu kesiapan sebenarnya daripada menebak seberapa banyak persiapan yang dibutuhkan anak.
07 Learn morePelajari

Read before you decideBaca dulu sebelum memutuskan

Two honest guides for Indonesian families, written with Jason’s method in mind. No sales pitch, just how the exam and the method actually work.Dua panduan jujur untuk keluarga Indonesia, ditulis dengan metode Jason. Bukan sales pitch, hanya cara kerja exam dan metodenya yang sebenarnya.

Curious whether it’s the right fit?Penasaran apakah ini cocok?

Start with a diagnostic or a trial session. You get an honest read on your child before any long-term commitment.Mulai dengan diagnostic atau trial session. Anda mendapat gambaran jujur tentang anak Anda sebelum komitmen jangka panjang apa pun.